

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro menandatangani nota kesepahaman di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat pada Senin (28/10). (Puspen TNI)
*Komnas HAM dan TNI
JAKARTA-Penandatanganan nota kesepahaman oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Atnike Nova Sigiro pada Senin (28/10), menjadi nota kesepahaman pertama di antara kedua lembaga negara tersebut. Sebelumnya, TNI dan Komnas HAM tidak punya nota kesepahaman apapun.
Keterangan tersebut disampaikan secara langsung oleh Atnike saat diwawancarai oleh awak media usai penandatanganan nota kesepahaman tersebut.
”Ini pertama kalinya Komnas HAM dan TNI memiliki nota kesepahaman. Dan tentu saja nanti akan ada kegiatan-kegiatan yang dirumuskan dalam perjanjian kerja sama atau rencana kegiatan yang lebih rinci terkait itu,” terang dia.
Atnike menyampaikan bahwa perincian tersebut bisa menyangkut pelatihan, pengkajian, dan koordinasi mengenai persoalan-persoalan yang dihadapi serta muncul di masyarakat. Menurut dia, nota kesepahaman tersebut sangat penting. Khususnya untuk memperlihatkan bahwa komitmen kedua lembaga negara itu dalam melaksanakan tugas dan fungsi.
”Jadi tidak bertentangan antara tugas pertahanan keamanan dengan HAM selama itu dilaksanakan sesuai hukum yang berlaku, baik hukum nasional maupun internasional yang sudah diratifikasi oleh Indonesia,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Jenderal Agus menyampaikan bahwa pihaknya selalu memberi atensi terhadap persoalan HAM. Bukan hanya saat pendidikan, para prajurit TNI dibekali berbagai hal mengenai HAM saat akan berangkat melaksanakan tugas di medan operasi. Mereka sudah memiliki kurikulum HAM dan sering menyelenggarakan penyuluhan HAM.
”Pada intinya prajurit tahu apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan. Yang jelas kami TNI menjunjung tinggi HAM,” kata dia tegas. (*/Jawapos)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…