Langkah pencegahan tersebut dinilai sangat penting untuk menghindari potensi kerugian ekonomi berskala besar. Karena itu, BBKHIT Papua melakukan pencegahan di hulu terlebih dahulu dibandingkan penanganan ketika wabah sudah menyebar.
Memasuki tahun 2026, BBKHIT Papua akan meningkatkan digitalisasi layanan karantina, pengembangan SDM karantina, dan refitalisasi laboratorium tetap berjalan. Ini dilakukan BBKHIT untuk mendukung asta cita Presiden dan program strategis nasional.
“Ke depan, fokus kami adalah mencegah risiko sejak sebelum komoditas masuk ke wilayah Papua. Serta terus memperkuat pelindungan terhadap semua jenis komoditas yang masuk maupun keluar dari Papua,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di…
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan koperasi tidak hanya difokuskan pada…
Penertiban dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan dampak negatif dari peredaran…
apolres Jayapura, Dionisius V.D.P. Helan mengatakan panen raya jagung tersebut merupakan bentuk sinergitas antara Polri…
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…