

Puluhan Nakes dan ASN RSUD Abepura saat mengelar aksi demonstrasi di halaman rumah sakit, Selasa (27/1).(FOTO: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Jayapura, Papua, melakukan aksi demonstrasi menuntut dr. Daisy C. Urbinas dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Direktur Rumah Sakit.
Aksi demo ini berlangsung di depan halaman RSUD Abepura, Kota Jayapura, Selasa (27/1) sekira pukul pukul 09.55-11.50 WIT. Dipimpin oleh Ichwal Swara salah seorang Nakes di RSUD Abepura yang diikuti sekira 20 orang masa aksi.
Dalam aksi tersebut para Nakes dan ASN membawa spanduk dengan sejumlah tuntutan. Pertama, masa menuntut segera non aktifkan/berhentikan dr. Daisy C. Urbinas dari jabatan Direktur RSUD Abepura sesuai dengan pernyataan Gubernur Provinsi Papua pada sidak,7 November 2025.
Kedua, Rubah tarif layanan yang memberatkan pasien sehingga berdampak pada rendahnya kepercayaan masyarakat. Ketiga, Masa aksi meminta segera dilakukan pemeriksaan/audit tata kelola sumber daya manusia (SDM) perekrutan tenaga honorer dan penempatan staf berdasarkan hubungan pribadi bukan berdasarkan kompetensi.
Keempat, Segera dilakukan pemeriksaan/audit terperinci terhadap tata kelola keuangan APBD dan BLUD yang tidak transparan dan digunakan untuk kepentingan pribadi/kelompok.
Terakhir, para Nakes menuntut segera realisasikan pembayaran jasa-jasa yang belum terbayarkan.
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…