

Warga antusias mengecek kendaraan sepeda motor di Bazar Ranmor Polrestabes Surabaya, Rabu (21/1). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
SURABAYA – Alih-alih dimusnahkan, Polrestabes Surabaya berencana menyumbangkan kendaraan bermotor hasil curian yang tak bertuan alias tak diambil oleh pemiliknya, untuk praktik siswa SMK.
Sebagai informasi, Bazar Ranmor yang digelar Polrestabes Surabaya terbagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pada 21 – 24 Januari 2026, dan sesi kedua pada 26 – 30 Januari 2026. Setiap sesinya dibuka pukul 08.00 – 15.00 WIB.
Sebanyak kurang lebih 1.050 kendaraan bermotor terparkir rapi, menunggu dijemput pemiliknya. Persyaratan pengambilan kendaraan cukup mudah, tinggal datang langsung ke Mapolrestabes Surabaya.
Ribuan sepeda motor itu merupakan barang bukti pengungkapan kasus curanmor sejak Januari 2025. Pemilik kendaraan tidak hanya berasal dari Kota Surabaya, melainkan juga dari luar daerah.
“Untuk barang bukti yang tidak diambil, nanti akan kita pastikan dulu ke pemilknya,” tutur Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan kepada awak media pada Sabtu (24/1).
Namun sebelum disumbangkan, Polrestabes Surabaya akan mengirimkan surat ke alamat pemilik kendaraan yang muncul, berdasarkan penelusuran data nomor rangka, nomor mesin, dan pelat nomor.
“Kita akan bersurat kepada alamat yang tertera, untuk bisa mengambil. Tetapi memang ada beberapa kendaraan yang tak bisa teridentifikasi itu karena nomor rangka dan mesinnya sudah rusak, sehingga tidak bisa terbaca,” imbuhnya.
Jika usaha-usaha menemukan pemilik kendaraan sudah ditempuh, namun sepeda motor tetap tak diambil, naka kendaraan tersebut akan disumbangkan ke siswa-siswa SMK untuk bahan praktek.
Page: 1 2
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Jefferdian menjelaskan, perkara tersebut berawal dari pembangunan sarana dan prasarana Aerosport…
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolikara, Yulius, mengatakan saat ini pihaknya bekerja sama dengan VTE Aviation…
Kepala BKN Regional IX Papua Nur Hasan mengapreiasi langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Biak…
Puluhan orang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Senin (21/9). Mereka…
Akses telekomunikasi di wilayah pelosok Kabupaten Keerom kini semakin terbuka lebar. Sebanyak 74 Base Transceiver…
Dalam arahannya, Noak Wasanggai menegaskan agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…