“Daripada sekadar dimusnahkan, kita berpikir kalau kendaraan yang memang tidak bertuan atau tidak teridentifikasi ini bisa dimanfaatkan oleh anak-anak SMK untuk latihan dan mengembangkan ilmunya,” beber Luthfie.
Kapolrestabes Surabaya mengimbau masyarakat yang pernah menjadi korban pencurian kendaraan bermotor untuk datang ke Bazar Ranmor, sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
“Jadi memang jadwal ini tidak harga mati ya. Kalau misalnya nanti masyarakat da yang terkendala karena sedang kerja dan lain-lain, nanti bisa diambil di luar hari ini atau mungkin di luar jam dinas. Kami tetap akan layani,” tukasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Samsat Wamena Jhon Lantha mengatakan kebijakan penghapusan denda dan pajak tunggakan tersebut diambil untuk…
Penunjukan Asisten yang membidangi perekonomian dan pembangunan ini dilakukan oleh Bupati Markus Mansnembra setelah pejabat…
Dokter Tim Persipura, Benny Surapatty, menjelaskan bahwa MCU ini wajib dilakukan untuk memastikan kondisi fisik…
Lomba gerak jalan menyambut semarah Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten…
Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) menggelar Kegiatan Advokasi dan…
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua, L. Christian Sohilait mengatakan, realisasi anggaran sebesar 36 persen tersebut…