Categories: NASIONAL

Waspada, Hampir Setiap Hari Ada Korban Penipuan Kejahatan Siber

JAYAPURA–Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksi penipuan secara daring. Bahkan di Papua, Direktorat Siber Polda Papua hampir setiap hari menerima laporan dugaan penipuan online.

Hal itu disampaikan Kasubbid I Direktorat Siber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, dalam dialog interaktif di RRI Jayapura, Kamis (23/7).

Menurut Wayan, korban penipuan online berasal dari berbagai kalangan tanpa memandang usia, profesi maupun tingkat pendidikan. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di dunia maya.

“Hampir setiap hari kami menerima laporan masyarakat terkait penipuan online. Pelaku kejahatan siber terus mencari berbagai cara baru untuk menipu korbannya. Karena itu masyarakat harus lebih teliti, jangan mudah percaya, dan jangan pernah memberikan data pribadi, PIN, password maupun kode OTP kepada siapa pun,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah modus yang paling sering ditemukan antara lain phishing melalui pesan singkat atau tautan palsu, penipuan berkedok investasi dan pinjaman online, hingga romance scam yang memanfaatkan hubungan pertemanan atau percintaan untuk menguras uang korban. Selain itu, masyarakat juga diminta mulai mewaspadai penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya deepfake, yang mampu meniru suara maupun wajah seseorang sehingga tampak seolah-olah asli.

“Kalau menerima telepon atau video yang meminta uang secara mendadak, jangan langsung percaya. Pastikan dulu kebenarannya dengan menghubungi orang yang bersangkutan melalui nomor yang biasa digunakan,” katanya.

Wayan menegaskan, literasi digital menjadi salah satu kunci utama untuk mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan siber yang terus berkembang. Ia mengimbau masyarakat agar selalu berpikir kritis, memverifikasi setiap informasi yang diterima, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta segera melapor kepada aparat penegak hukum apabila menemukan atau menjadi korban penipuan online.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dan Layanan Manajemen Strategis OJK Papua, Viktorinus Donny Fika Permana, mengungkapkan bahwa berdasarkan data OJK terdapat 703 pengaduan masyarakat Papua terkait penipuan di sektor jasa keuangan selama periode November 2024 hingga Desember 2025.

Menurutnya, modus yang paling banyak dilaporkan meliputi penipuan belanja online, panggilan telepon palsu, investasi ilegal, hingga pinjaman online ilegal. “OJK terus mengingatkan masyarakat agar selalu mengecek legalitas setiap produk keuangan sebelum bertransaksi. Jangan mudah tergiur dengan keuntungan besar dalam waktu singkat karena biasanya itu merupakan ciri investasi ilegal,” pungkasnya. (rel/ade)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Jenazah Diterbangkan ke Kampung Halaman

Untuk yang pertama diterbangkan di hari kedua pasca insiden penembakan tersebut Korban Aprida Rapi diterbangkan…

6 hours ago

Bupati Gusbager Kaget Ada Kampung Tak Tersentuh Pelayanan Pemerintah

Kampung Onam merupakan salah satu kampung Perbatasan yang terletak di pinggiran sungai Sofker. Kampung ini…

7 hours ago

Pemkab Jayapura Masih Punya Utang Tanah Rp211 Miliar, Dibayar Bertahap

Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menghadapi pekerjaan rumah dalam penyelesaian kewajiban pembayaran tanah yang telah digunakan…

8 hours ago

Dua Orang yang Diculik KKB Dilaporkan Lolos, Namun Satu Tewas

Dua dari sembilan perempuan yang menjadi korban penculikan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik…

8 hours ago

Terancam Kekurangan Pangan, Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan ke 6 Distrik

Wakil Bupati Yahukimo Esau Miram, S.IP menyatakan Pemerintah Kabupaten Yahukimo telah mengalokasikan beras sebanyak 13…

9 hours ago

Putuskan Rantai Komsumsi Obat Kimia, Fokus Rehabilitasi Berbasis Minat Pasien

  Pihak manajemen dan tenaga kesehatan justru menjadikan kondisi ini sebagai pemantik untuk terus maju…

9 hours ago