Categories: MERAUKE

BMKG Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi Antisipasi Gagal Panen

Akibat Musim Kemarau yang Melanda Kab. Merauke dan Sekitarnya

MERAUKE – Stasiun Klimatologi Papua Selatan mengimbau pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, segera menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gagal panen akibat musim kemarau yang sedang melanda wilayah Kabupaten Merauke.

Forecaster Stasiun Klimatologi Papua Selatan, Andiani, mengatakan kondisi cuaca saat ini menunjukkan curah hujan yang sangat rendah. Bahkan, dalam sekitar 10 hari terakhir wilayah Merauke mengalami penurunan Instensitas curah hujan yang cukup signifikan. sehingga berpotensi memengaruhi pertumbuhan tanaman padi yang sedang dibudidayakan petani.

“Memang saat ini kita berada pada musim kemarau dengan curah hujan yang sangat sedikit. Bahkan dalam 10 hari terakhir hampir tidak ada hujan. Kalau kondisi ini tidak diantisipasi melalui langkah-langkah mitigasi, maka sebagian besar tanaman padi berpotensi mengalami kekeringan hingga gagal panen,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (23/7).

Menurut Andiani, keberhasilan musim tanam saat ini salah satunya bergantung pada upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah bersama instansi teknis, terutama dalam menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Selain pengelolaan irigasi, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah mendorong petani menanam varietas padi maupun komoditas pertanian yang lebih tahan terhadap kondisi kering dan tidak membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.

“Mitigasi dapat dilakukan, salah satunya dengan memilih tanaman atau varietas padi yang lebih tahan terhadap panas dan tidak membutuhkan banyak air,” katanya.

Ia menjelaskan, Stasiun Klimatologi Papua Selatan secara rutin menyampaikan informasi prakiraan iklim dasarian melalui sosial media dan sarana komunikasi lainnya milik Stasiun Klimatologi Papua Selatan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan sektor pertanian.

Namun demikian, keputusan mengenai pelaksanaan musim tanam maupun rekomendasi kepada petani sepenuhnya menjadi kewenangan instansi teknis dengan mempertimbangkan informasi cuaca yang telah diberikan.

“Kami secara berkelanjutan menyampaikan informasi cuaca kepada dinas terkait. Data dan prakiraan cuaca itu menjadi bahan pertimbangan, sedangkan keputusan apakah petani dapat menanam atau tidak berada pada instansi yang berwenang,” jelasnya. (ulo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…

28 minutes ago

Pasukan Tempur Disiapkan

​Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…

58 minutes ago

Jejak Buron Lapas Abepura Masih Gelap

"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…

1 hour ago

Kapten Kapal Asal Merauke Ditembak Aparat PNG

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…

2 hours ago

Penguatan Pendidikan Sejak Dini untuk Cegah Krisis Literasi

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…

2 hours ago

Warga Resah, Jambretan Berkeliaran Sambil Tenteng Golok

Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…

3 hours ago