

Pembukaan Rakor Pengelolaan Pendapatan Daerah se-Papua Tahun 2026 sebagai tuan Rumah Bapenda Kabupaten Jayapura, dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua, Suzanna D. Wanggai dan pejabat lainnya di Hotel Horison Sentani, Kamis (23/7) (foto:Priyadi/cepos)
SENTANI-Pemerintah daerah se Tanah Papua didorong memperkuat kolaborasi dan memanfaatkan digitalisasi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini dinilai penting agar daerah semakin mandiri di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat, seperti Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Hal tersebut disampaikan Bupati Jayapura Yunus Wonda melalui Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Pendapatan Daerah se-Papua Tahun 2026 yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jayapura di Hotel Horison Sentani, Kamis (23/7).
Menurutnya, PAD merupakan tulang punggung pembangunan daerah. Semakin optimal penerimaan daerah, semakin besar pula kemampuan pemerintah membiayai pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah diminta memperkuat pendataan wajib pajak, menerapkan sistem pembayaran berbasis digital yang lebih transparan, menggali potensi pajak dan retribusi baru, serta saling berbagi pengalaman dalam mengelola PAD.
“Sinergi antardaerah sangat penting untuk memperkuat kemandirian fiskal sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua, Suzanna D. Wanggai, menegaskan bahwa penguatan PAD menjadi strategi utama menghadapi tantangan ekonomi global maupun nasional.
Menurutnya, Papua masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari tingginya biaya logistik, keterbatasan konektivitas, hingga ketergantungan terhadap belanja pemerintah. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur terus meningkat.
“Fiskal daerah yang kuat menjadi kunci agar pemerintah mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan yang berkelanjutan,” katanya. (dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…