Categories: NASIONAL

Heboh! Kapal Pertamina di Selat Hormuz Tanpa Kru WNI

PIS Bilang Kapalnya Sedang Disewa

JAKARTA– Viral di media sosial, komunikasi seorang pelaut asal Indonesia dengan kapal tanker Gamsunoro milik PT Pertamina (Persero) yang tertahan di Selat Hormuz. Dari perbincangan singkatnya, ternyata anak buah kapal (ABK) yang tertahan imbas meningkatnya tensi geopolitik global bukanlah berkebangsaan Indonesia. “Dari mana kalian, dari India atau Indonesia?” tanya pelaut tersebut dengan bahasa Inggris, dikutip Selasa (21/4).

“Kru India, pemiliknya orang Indonesia tapi krunya India,” jawab kru kapal Gamsunoro. “Oh jadi semua krunya dari India ya? tidak ada orang Indonesia di sana?” tanya Adrian lagi. “Negatif, tidak ada orang Indonesia, semuanya India,” akui kru kapal. Merespons hal itu, Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping (PIS) Vega Pita mengungkapkan bahwa Kapal Tanker Gamsunoro saat ini sedang disewa oleh pihak ketiga. Sehingga, mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi dan standar operasional yang berlaku.

Terlebih, kata dia, PIS adalah anak usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pelayanan dan jasa kelautan, dan logistik untuk pihak ketiga dan pasar internasional. Dia membeberkan bahwa Kapal Gamsunoro termasuk salah satu kapal milik PIS yang melayani pasar tersebut, terutama di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. “Saat ini kapal tersebut disewa oleh pihak ketiga yang mempekerjakan ABK sesuai dengan regulasi internasional dan standar operasional yang ketat,” ujar Vega dalam keterangan resmi.

Dalam melayani pasar internasional, Vega membeberkan bahwa kapal-kapal PIS bekerja sama dengan pihak penyewa dan manajemen kapal. Kerja sama ini merupakan praktik lazim di dunia pelayaran internasional guna mendorong kapabilitas dan kapasitas perusahaan di kancah global. Sebagai salah satu Sub Holding Pertamina, PT Pertamina International Shipping (PIS) berfokus pada lini bisnis angkutan maritim untuk pasar internasional. Strategi ini dijalankan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan motor devisa negara dari ekspansi pasar global.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…

16 hours ago

Pasukan Tempur Disiapkan

​Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…

17 hours ago

Jejak Buron Lapas Abepura Masih Gelap

"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…

17 hours ago

Kapten Kapal Asal Merauke Ditembak Aparat PNG

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…

18 hours ago

Penguatan Pendidikan Sejak Dini untuk Cegah Krisis Literasi

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…

18 hours ago

Warga Resah, Jambretan Berkeliaran Sambil Tenteng Golok

Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…

19 hours ago