Categories: NASIONAL

Sindikat Perdagangan Bayi Dipromosikan Lewat Tiktok

“Kasus kembali dikembangkan hingga akhirnya petugas menangkap tersangka lainnya, termasuk dua orang bidan serta pasangan suami istri yang akan menjual bayi mereka,” paparnya.

Dari hasil penyelidikan, HD diketahui sudah tiga kali melakukan transaksi penjualan bayi. Ia membeli bayi dengan harga Rp 10 juta, lalu menjualnya kembali dengan harga Rp 15 juta hingga Rp 25 juta, tergantung kondisi bayi. Saat penangkapan, polisi juga menemukan bayi berusia 2 hari dan 5 hari yang siap dijual. (dtk/nur)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

​Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini​Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

​Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

-Dalam upaya menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap kelestarian alam sejak usia dini, Sekolah Anak…

12 hours ago

Tegas! Bupati Keerom Copot Kepala Kampung yang Terjerat Utang Rentenir

Sanksi tegas ini diberlakukan menyusul adanya insiden penagihan paksa oleh para oknum rentenir kepada kepala…

13 hours ago

Diklat Paskibraka 2026 Diharapkan Ajanb Pembentukan Karakter Generasi Muda

"Pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar proses mempersiapkan petugas pengibar Bendera Merah Putih pada upacara…

14 hours ago

Golkar Perkuat Mesin Partai hingga Tingkat Kampung

   Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan Musyawarah Distrik merupakan…

14 hours ago

Tim Kuasa Hukum LB Tegaskan Putusan Praperadilan Bukan Pembenaran Mutlak Penyidikan

Penegasan tersebut disampaikan dalam siaran pers yang dikeluarkan ARKR Law Office & Associates sebagai respons…

15 hours ago

Perkuat Karakter, 614 Siswa Baru SMAN 4 Jayapura Ikuti PTA

   Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan kepemimpinan…

15 hours ago