

Wakil Gubernur, Aryoko Rumaropen bersama Wakil Ketua DPR, Beatrix Monim dan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua, Bhuono Agung Nugroho disela-sela penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Provinsi Papua dan Kabupaten Kerom di Kantor BPK, Kamis (15/1). (foto: Karel/Cepos)
Bupati Jayapura Janji Akan Panggil Perusahaan Tambang
SENTANI – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Papua telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap dua entitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut diserahkan kepada Bupati Jayapura, Dr. Yunus Wonda dan Ketua DPRK Jayapura, Ruddy Bukanaung, di Auditorium BPK RI Perwakilan Papua, Kamis (15/1).
Kepala BPK RI Perwakilan Papua, Bhuono Agung Nugroho, menjelaskan bahwa LHP yang diserahkan mencakup Pemeriksaan Kinerja serta Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).
Pemeriksaan tersebut menyasar dua aspek utama, yakni pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) serta kepatuhan penyelenggaraan usaha pertambangan di Kabupaten Jayapura.
Untuk pemeriksaan kinerja, BPK menilai pengelolaan PDRD Kabupaten Jayapura pada Tahun Anggaran 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Pemerintah Kabupaten Jayapura telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Bhuono Agung Nugroho, dalam rilisnya, Kamis (15/1).
Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…