

Tragedi pembungkaman saksi kunci
KUDUS – Sebuah peristiwa kelam yang mengguncang rasa keadilan publik terjadi di Kota Bekasi. Ermanto Usman (65), seorang pensiunan sekaligus tokoh vokal dari Serikat Pekerja PT JICT (Pelindo), ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan bersimbah darah di kediamannya pada Minggu (2/3/2026). Tragedi ini tidak hanya merenggut nyawa Ermanto, tetapi juga meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya; sang istri saat ini dilaporkan masih dalam kondisi kritis dan tengah berjuang melewati masa trauma akibat serangan brutal tersebut.
Dugaan kuat muncul bahwa kematian Ermanto bukanlah kasus perampokan atau tindak kriminalitas umum. Banyak pihak meyakini ini adalah upaya pembungkaman terencana terhadap sosok yang memegang rahasia besar negara. Sebelum ajal menjemput, Ermanto dikenal sebagai salah satu pejuang paling berani yang konsisten membongkar skandal korupsi perpanjangan kontrak JICT-Pelindo II.
Berdasarkan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus tersebut ditengarai telah merugikan keuangan negara hingga angka fantastis, yakni Rp4,08 triliun. Hanya beberapa bulan sebelum peristiwa tragis ini terjadi, Ermanto masih menunjukkan taringnya. Ia aktif muncul di berbagai kanal podcast dan media independen untuk menyuarakan fakta-fakta yang ia temukan. Dengan lantang, ia bahkan sempat menyebutkan nama-nama tokoh besar yang diduga berada dalam pusaran korupsi tersebut.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meyatakan setelah mengikuti perkembangan pasca konflik yang terjadi…
Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…
Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…
Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…
Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…
Berdasarkan informasi yang terima dari penyidik Polda Papua terkait dengan praperadilan yang diajukan dari pihak…