Kematian Ermanto Usman adalah bukti nyata sekaligus peringatan keras bahwa di tengah upaya pemberantasan korupsi, suara-suara kritis masih menghadapi ancaman fisik yang nyata. Ini bukan hanya tentang hilangnya satu nyawa, melainkan tentang ancaman terhadap integritas demokrasi dan hukum di Indonesia. Dunia aktivisme dan serikat pekerja kini berduka.
Sosok Ermanto Usman akan dikenang sebagai martir bagi transparansi pengelolaan aset negara. Masyarakat kini menanti tindakan tegas aparat penegak hukum; apakah kasus ini akan menguap begitu saja, ataukah para pelaku dan dalangnya akan diseret ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka? (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Pelaksana Tugas Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Petrus Koirewoa, menjelaskan bahwa pendataan yang dilakukan tidak…
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayapura, Steven Alexander Wonmaly, mengatakan penetapan tersebut mengacu pada Peraturan…
Dalam peristiwa tersebut, seorang pria bernama Yoram sempat disiram menggunakan bensin oleh sang istri berinisial…
Kepala DLH Kabupaten Jayapura, Salmon Telenggen, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan PLN untuk membantu proses…
Selain kepala daerah, gubernur juga mengingatkan kepada direktur dan seluruh tenaga medis untuk senantiasa siap…
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan pertemuan tersebut membahas rencana kerja sama strategis untuk…