

Aries Toteles Ap (foto;Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus mengembangkan ekowisata sebagai salah satu sumber ekonomi hijau yang mampu menjaga kelestarian alam sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat adat di sekitar kawasan hutan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua, Aristoteles Ap, mengatakan, hutan Papua memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan masyarakat.
Karena itu, pemanfaatan hutan tidak hanya diarahkan pada hasil kayu, tetapi juga jasa lingkungan dan produk hutan bukan kayu. “Hutan Papua adalah mama bagi orang Papua sehingga dari sanalah masyarakat hidup dan mendapat hasil,” katanya di Jayapura, Sabtu (27/9).
Menurut Aristoteles, oleh sebab itu ekowisata menjadi model yang tepat untuk memberikan manfaat tanpa merusak. “Kini sejumlah kawasan di Papua telah dikembangkan secara bertahap dengan konsep ekowisata antara lain, Kampung Hobong di Kabupaten Jayapura yang menawarkan wisata trekking berbasis Danau Sentani, Kampung Yoboy dengan wisata edukasi sagu, hingga Yokiwa yang menyediakan jalur trekking menikmati panorama alam dan budaya lokal,” ujarnya.
Page: 1 2
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…
Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…
Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…
Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…
Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…