

Makzi L. Atanay (FOTO:Mboik Cepos)
JAYAPURA-Ada tiga kampung di Kota Jayapura yang sampai saat ini belum mencairkan Dana Desa tahap kedua. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan kampung kota Jayapura, Makzi L. Atanay tiga kampung yang belum mencairkan dana Kampung taat kedua itu disebabkan karena belum ada LPJ dari kampung itu. Sehingga inspektorat juga belum melakukan review, terhadap penggunaan dana desa tahap sebelumnya untuk memastikan kesesuaian antara laporan dan penyerapan dana tersebut.
“Tiga kampung itu karena belum menyelesaikan laporan pertanggung jawabanya. Sehingga teman-teman dari inspektorat juga menyesuaikan,” kata Makzi L. Atanay, belum lama ini.
Adapun tiga kampung yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana sebelumnya Kampung Mabo, Tobati dan Koya Koso. Karena itu pihaknya berharap supaya kampung-kampung yang belum itu segera menyampaikan laporan pertanggungjawabannya sehingga proses dan tahapan selanjutnya untuk pencairan air dana itu segera dilakukan.
“Jadi sudah ada tujuh kampung yang sudah disalurkan dana kampungnya baik ADK, BPHRD, dan juga dana desa, kemudian empat kampung baru disampaikan hari ini, jadi tinggal tiga saja yang belum untuk tahap dua,” bebernya.
Lanjut dia, untuk penyerapan tahap satu sebagian besar kampung hampir selesai menyampaikan laporan pertanggung jawabanya yaitu diatas 80 persen. Dengan begitu maka tujuh kampuhg yang telah memenuhi syarat salur, dari aspek penyerapan maupun juga pelaksanaan, fisik pekerjaan dilapangan.
“Kita berharap muda-mudahan dari minggu ini sampai dengan agustus awal itu sudah harus selesai. Karena kita mengejar target semua penggunaan anggaran di tahap dua harus bisa di SPJ kan, di realisaaikan sampai dengan bulan oktober,”ungkapnya.
Apabila tahap kedua ini sudah selesai disalurkan, maka tahap ketiga akan segera disalurkan diperkirakan sekitar bulan Oktober nanti. Sehingga ada waktu selama 2 bulan bagi kampung-kampung itu untuk melaksanakan kegiatannya.
“Tahap ketiga disalurkan kalau sudah SPJ tahap dua, sesuai skedul maka kita salur sekitar oktober sehingga dua bulan itu bisa dikerjakan,”tambahnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…