Perpanjangan status darurat ini menunjukkan komitmen pemerintah kota untuk tetap siaga dan hadir bersama masyarakat dalam situasi krisis. Pawara menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi harian di lapangan untuk memastikan semua kebutuhan korban terpenuhi secara menyeluruh, baik dari sisi logistik, kesehatan, maupun dukungan psikososial.
“Kami akan terus melakukan evaluasi. Jika nanti kondisi sudah stabil, barulah status darurat bisa dicabut. Namun yang terpenting saat ini, masyarakat merasa aman dan tidak terbebani,” tegasnya.
Kebakaran di kawasan Dok 5 beberapa hari lalu menghanguskan sejumlah rumah warga dan memaksa puluhan keluarga harus mengungsi. Pemerintah berharap, setelah masa tanggap darurat ini selesai, tahap rehabilitasi dan pemulihan bisa segera dilakukan agar masyarakat dapat kembali melanjutkan kehidupan secara normal.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…