Perpanjangan status darurat ini menunjukkan komitmen pemerintah kota untuk tetap siaga dan hadir bersama masyarakat dalam situasi krisis. Pawara menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi harian di lapangan untuk memastikan semua kebutuhan korban terpenuhi secara menyeluruh, baik dari sisi logistik, kesehatan, maupun dukungan psikososial.
“Kami akan terus melakukan evaluasi. Jika nanti kondisi sudah stabil, barulah status darurat bisa dicabut. Namun yang terpenting saat ini, masyarakat merasa aman dan tidak terbebani,” tegasnya.
Kebakaran di kawasan Dok 5 beberapa hari lalu menghanguskan sejumlah rumah warga dan memaksa puluhan keluarga harus mengungsi. Pemerintah berharap, setelah masa tanggap darurat ini selesai, tahap rehabilitasi dan pemulihan bisa segera dilakukan agar masyarakat dapat kembali melanjutkan kehidupan secara normal.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, timnya masih memiliki celah dalam melakukan transisi menyerang-bertahan. Sehingga ia ingin membenahi dua situasi…
Beberapa rangkuman perjalanan KONI Papua sepanjang tahun 2025, yakni penguatan fondasi melalui perekrutan atlet. KONI…
Haris menjelaskan, khusus untuk persoalan TPP ASN, hal tersebut telah dikoordinasikan oleh Sekretaris Daerah bersama…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menjelaskan bahwa tidak adanya pembayaran TPP pada tahun 2025 disebabkan karena…
Seratusan kasus kekerasan tersebut didominasi peristiwa kontak senjata dan penembakan (serangan tunggal) sebanyak 59 kasus,…
‘’Meski agak jauh dari kita, tapi pertumbuhan awan hujan terjadi di laut,’’ katanya. Sementara di…