

Suasana berbuka puasa di Masjid Al-Aqsha Sentani,hari pertama Kamis (19/2). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Ratusan umat Islam memadati Masjid Al-Aqsha Sentani pada hari pertama pelaksanaan buka puasa bersama di bulan suci Ramadan. Jamaah yang hadir terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa, menciptakan suasana kebersamaan dan kekhidmatan.
Selain disuguhkan berbagai menu takjil untuk berbuka, para jamaah juga mendapatkan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustad Muhammad Taufik.
Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa puasa merupakan jalan yang mudah untuk meraih ketakwaan kepada Allah SWT dan menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang beriman.
Menurutnya, tantangan terbesar manusia bukanlah menghadapi musuh di luar diri, melainkan melawan hawa nafsu dan ego dalam diri sendiri.
“Perang di luar diri kita mungkin lebih mudah dibandingkan melawan hawa nafsu, ego, dan keinginan yang ada dalam diri. Justru melalui puasa, kita dilatih untuk mengontrol nafsu, bukan menghilangkannya, tetapi mengendalikannya,” jelasnya, Kamis (19/2).
Ia menambahkan, berbagai keinginan yang biasanya sulit dikendalikan dalam kehidupan sehari-hari dapat ditata dan diarahkan dengan baik melalui ibadah puasa di bulan Ramadan.
Page: 1 2
Wakil Papua, Persiker Keerom bergabung di grup K bersama Celebest FC, Perslotim Lombok Timur dan…
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…