

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura terus berupaya mencari solusi dalam mengatasi persoalan sampah. Salah satu langkah terbaru adalah pembentukan Tim Kuning Biru yang beranggotakan 175 orang dan tersebar di setiap kelurahan serta distrik.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menjelaskan bahwa keberadaan Tim Kuning Biru diharapkan menjadi terobosan baru dalam penanganan sampah, terutama yang mencemari aliran sungai hingga bermuara ke Teluk Youtefa.
“Seperti kita ketahui, saat ini sampah plastik masih mendominasi di sungai-sungai Kota Jayapura. Akibatnya, Teluk Youtefa menjadi tempat penumpukan terakhir sampah tersebut,” ungkap Rustan, Rabu (27/8).
Selain membentuk tim khusus, Rustan juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan dalam menjaga kebersihan kota.
“Pemerintah bisa melakukan berbagai program, tetapi tanpa kepedulian masyarakat, persoalan sampah tidak akan pernah selesai. Mari kita jaga kota ini bersama-sama,” tegasnya.
Dengan hadirnya Tim Kuning Biru, Pemkot Jayapura berharap pengelolaan sampah dapat lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu melindungi ekosistem Teluk Youtefa sebagai salah satu ikon penting kota.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…