Categories: METROPOLIS

Kembangkan UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Lokal

JAYAPURA-Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat gencar mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama perekonomian lokal di delapan kabupaten/kota.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Papua Yimin Weya, mengatakan hingga kini mereka terus mengintegrasikan program pariwisata dengan pelaku UMKM, sehingga dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“UMKM dan pariwisata adalah sektor yang saling melengkapi. Karena kami ingin wisatawan yang datang bisa menikmati destinasi indah Papua sekaligus produk-produk lokal seperti kopi, kuliner, hingga kerajinan masyarakat,” katanya di Jayapura, Selasa.

Menurut Yimin, meski tahun ini alokasi anggaran untuk sektor pariwisata menurun signifikan dari Rp50 miliar menjadi Rp5 miliar akan tetapi mereka tetap fokus memperkuat destinasi wisata prioritas serta memberikan pelatihan dan bantuan kepada UMKM yang sudah berjalan.

“Pembangunan pariwisata berbasis masyarakat menjadi strategi utama agar warga Papua tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut merasakan manfaat ekonomi,” ujar dia.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

26 minutes ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 hour ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

3 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

4 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

5 hours ago