“Kematian kemungkinan disebabkan oleh tindakan pembekapan atau penekanan pada daerah leher yang mengakibatkan korban mengalami mati lemas,” kata dr. Ilham.
Sementara itu, perkiraan waktu kematian bayi tersebut berada pada rentang 24 hingga 48 jam sebelum ditemukan, setelah berada di luar kandungan ibunya. Untuk penanganan jenazah, pihak RS Bhayangkara Jayapura telah memfasilitasi pemakaman bayi tersebut pada Desember 2025 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buper Waena. “Seluruh biaya pemakaman ditanggung oleh RS Bhayangkara Jayapura,” ujar dr. Ilham. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ia menjelaskan, Kapal Papua Baru bukan satu-satunya yang tenggelam di kawasan tersebut. Saat ini tercatat…
Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang warga bernama Kevin Febrian Chen mengalami luka parah dan meninggal dunia…
Menurutnya, seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua,…
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menegaskan…
Menurut dia, keberhasilan tersebut dicapai melalui strategi sederhana namun konsisten, yakni meningkatkan luas tanam sehingga…
Ia diduga disenggol mobil TNI yang ketika itu sedang berjalan beriringan menuju pada Minggu (14/6)…