“Anak-anak yang usia wajib sekolah itu harus duduk di bangku sekolah, Kemudian yang kedua angka putus sekolah itu harus diminimalisir. Dukungan bantuan penyediaan operasional peserta didik ini bagian untuk menopang itu,” ujarnya.
Dia menambahkan untuk besaran nilai anggaran yang diberikan kepada siswa-siswi di setiap jenjangnya berbeda-beda, disesuaikan dengan jumlah siswa yang direkrut. Misalnya untuk jenjang SD sebanyak 14.000 dengan nilai dana yang diterima per siswa setiap tahunnya 400-an ribu lebih.
“SMA SMK kurang lebih 900 ribuan, SMP juga sekitar 900-an ribu, TK PAUD juga sekitar 400 an,” pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…