Jika lanjutnya tidak dilakukan penertiban, maka akan berdampak pada konfliks sosial antar pedagang. Selain itu dengsn kondisi pasar yang menjadi langganan banjir, maka tentu dengan adanya lapak diluar areal pasar ini akan menimbulkan masalah banjir yang cukup serius. Bahkan lambat laun wilayah tersebut menjadi wilayah kumuh.
“Kita tidak mau kondisi ini terjadi, sehingga penertiban dilakukan, jadi saya minta pasca penertiban ini, tidak ada lagi pedagang yang membuka lapak di luar areal pasar,” tegasnya.
Diapun mengharapkan Disperindagkop dapat menata pedagang disetiap pasar yang ada di Kota Jayapura, sehingga tidak lagi terjadi seperti yang terjasi selama ini. “Masih banyak lahan kosong diareal pasar, saya harap Disperindagkop menata pasar ini dengan baik sehingga semua pedagang berjualan didalam areal pasar,” tuturnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…
Dalam kunjungan tersebut Ketua DPR Papua Denny Bonai didampingi Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni…