Jika lanjutnya tidak dilakukan penertiban, maka akan berdampak pada konfliks sosial antar pedagang. Selain itu dengsn kondisi pasar yang menjadi langganan banjir, maka tentu dengan adanya lapak diluar areal pasar ini akan menimbulkan masalah banjir yang cukup serius. Bahkan lambat laun wilayah tersebut menjadi wilayah kumuh.
“Kita tidak mau kondisi ini terjadi, sehingga penertiban dilakukan, jadi saya minta pasca penertiban ini, tidak ada lagi pedagang yang membuka lapak di luar areal pasar,” tegasnya.
Diapun mengharapkan Disperindagkop dapat menata pedagang disetiap pasar yang ada di Kota Jayapura, sehingga tidak lagi terjadi seperti yang terjasi selama ini. “Masih banyak lahan kosong diareal pasar, saya harap Disperindagkop menata pasar ini dengan baik sehingga semua pedagang berjualan didalam areal pasar,” tuturnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Erwin Natosmal Umar, kuasa hukum dari terdakwa kep[ada wartawan disela-sela pelimpahan itu meminta agar penanganan…
Aparat gabungan menyita sedikitnya 114,8 liter minuman keras lokal jenis sopi dalam razia massal di…
Kejari Jayawijaya Sunandar Pramono,SH, MH menyatakan untuk yang pertama, tim baru menetapkan satu tersangka dalam…
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso S.Pd, M.Pd menyatakan terkait dengan innformasi adanya pungutan…
Kejaksaan Negeri Mimika mengumumkan telah mengantongi identitas pelaku dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah…
Kasat Narkoba Polres Jayawijaya Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan ada dua orang warga yang…