

Petugas PT AMJ saat melakukan penyedotan limbah domestik atau tinja di salah satu rumah warga di Kota Jayapura beberapa waktu lalu.(foto: Takim/Cepos)
JAYAPURA-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kota Jayapura, PT Air Minum Jayapura (AMJ), terus menunjukkan kinerja positif dan komitmen kuat dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun 2026, perusahaan ini menargetkan setoran PAD sebesar Rp860 juta, naik dari capaian tahun 2025 yang mencapai Rp735 juta.
Direktur PT AMJ, Entis Sutisna, mengatakan bahwa peningkatan target tersebut sejalan dengan upaya perusahaan memperluas layanan dan meningkatkan efisiensi operasional.
“Untuk tahun 2026 kami menargetkan Rp800 juta dari layanan air bersih dan layanan lainnya, sedangkan Rp60 juta dari layanan baru, yaitu jasa penyedotan limbah atau tinja,” ujar Entis Sutisna saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (24/10).
Dijelaskan Entis, dari total setoran ke PAD tahun 2025 sebesar Rp735 juta, kontribusi terbesar masih berasal dari layanan air bersih sebesar Rp700 juta, sementara layanan penyedotan limbah menyumbang Rp35 juta.
Tahun depan, kontribusi sektor ini ditargetkan meningkat seiring dengan pengembangan unit layanan baru. Saat ini PT AMJ memiliki empat bidang usaha utama, yakni pelayanan air minum melalui jaringan perpipaan, air minum kemasan (Robongholo dan Nanwani), penyedotan limbah domestik (tinja), serta unit usaha pendukung lainnya.
“Kami berkomitmen menjadi pelayan publik yang memberikan manfaat nyata, bukan hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat. Karena itu, kami tetap mempertahankan tarif yang terjangkau dan berpihak pada kepentingan publik,” tegas Entis.
Page: 1 2
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…