

Raymond Mandibondibo (foto: Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura, Raymond Mandibondibo mengatakan, perpindahan penduduk di Kota Jayapura baik keluar maupun masuk sangat bergantung pada kondisi daerah.
Misalnya pada saat ada penerimaan CPNS, biasanya banyak masyarakat yang melakukan pindah masuk, kemudian apabila penerimaan CPNS dilakukan di daerah lain, banyak juga warga yang melakukan pengajuan pindah domisili ke daerah yang dimaksud.
“Penduduk di Kota Jayapura di musim-musim tertentu pergerakannya kadang naik, kadang turun, sesuai musim. Contohnya pada saat pendaftaran CPNS di daerah lain warga yang tercatat sebagai warga Kota Jayapura memilih untuk pindah domisili di daerah di mana ada pembukaan tes CPNS. Kemudian ada yang gagal lalu kembali ke Kota Jayapura,” kata Raymond Mandibondibo, Rabu (25/9).
Page: 1 2
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…