Demikian juga menjelang Pilkada, orang mulai berbondong-bondong mengurus dokumen kependudukan. Misalnya yang belum punya KTP, atau hilang, rusak, atau memang belum punya data, tentu dengan harapan bisa mempunyai data kependudukan di Kota Jayapura.
“Kami punya kewajiban untuk melayani setiap warga negara yang mengurus dokumen kependudukan di Kota Jayapura. Kami hanya memastikan seluruh warga Kota Jayapura terlayani dengan baik, terutama mengenai administrasi kependudukannya,” ujarnya.
Pihaknya mencatat di minggu terakhir bulan Agustus dan Minggu awal September jumlah warga yang melakukan pengajuan pindah domisili sebanyak 2156 orang. Kemudian pengajuan pindah ini diikuti oleh dokumen lainnya seperti kartu keluarga sebanyak 3.006 dokumen. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…
Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…
Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…
Keputusan tersebut tidak datang begitu saja. Taufik diketahui sempat meminta saran kepada mantan atasannya, Dadang…
Laporan itu menjadi salah satu tuduhan paling serius yang pernah dilontarkan terhadap Israel sejak perang…