Demikian juga menjelang Pilkada, orang mulai berbondong-bondong mengurus dokumen kependudukan. Misalnya yang belum punya KTP, atau hilang, rusak, atau memang belum punya data, tentu dengan harapan bisa mempunyai data kependudukan di Kota Jayapura.
“Kami punya kewajiban untuk melayani setiap warga negara yang mengurus dokumen kependudukan di Kota Jayapura. Kami hanya memastikan seluruh warga Kota Jayapura terlayani dengan baik, terutama mengenai administrasi kependudukannya,” ujarnya.
Pihaknya mencatat di minggu terakhir bulan Agustus dan Minggu awal September jumlah warga yang melakukan pengajuan pindah domisili sebanyak 2156 orang. Kemudian pengajuan pindah ini diikuti oleh dokumen lainnya seperti kartu keluarga sebanyak 3.006 dokumen. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…