Categories: METROPOLIS

Waspadai Cuaca Ekstrem yang Mungkin Terjadi

JAYAPURA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah V Jayapura menyebutkan bahwa saat ini wilayah Papua saat ini masih berada pada periode musim penghujan. Namun terdapat beberapa daerah yang sudah mengalami periode musim kemarau antara lain Kabupaten Jayapura bagian selatan dan sebagian Kabupaten Keerom.

Sementara itu, wilayah lainnya seperti Kota Jayapura, mengalami curah hujan yang cenderung turun secara merata sepanjang tahun atau memiliki tipe hujan monsunal 1.

“Anomali suhu muka laut di wilayah perairan utara Papua berada pada nilai anomali positif yang berpengaruh terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah utara Provinsi Papua Yang memiliki Nilai indeks ENSO di NINO 3.4 sebesar -0.22,” kata Ezri Ronsumbre selaku Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik, BMKG Wilayah V Jayapura, kepada Cenderawasih Pos, Senin (25/8).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di Papua. Gelombang Atmosfer Tipe Low dan Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif secara persisten di Sebagian Wilayah Papua Tengah dan Papua Selatan selama seminggu ke depan.

Hal ini berimplikasi pada peningkatan potensi pembentukan awan-awan hujan di Wilayah Papua. Selain itu, terdapat daerah belokan angin di wilayah utara Papua yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan serta Labilitas lokal yang kuat di wilayah Papua juga mendukung proses konvektif.

Selanjutnya, mengenai Prospek Cuaca sepekan ke depan wilayah Provinsi Papua pada 25 – 31 Agustus 2025 sebagai berikut:

Pada tanggal, 25 – 26 Agustus 2025: Cuaca umumnya berawan, dan berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat di wilayah: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Biak Numfor, Supiori, dan Kepulauan Yapen.

Untuk 27 – 28 Agustus 2025: Cuaca umumnya cerah berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di wilayah: Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, dan Kepulauan Yapen.

Sementara, 29 – 31 Agustus 2025: Cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan, dan berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya, Waropen, Biak Numfor, Supiori, dan Kepulauan Yapen.

Melihat historis kejadian cuaca ekstrem di Papua, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan curah hujan cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa kondisi geografis Papua yang memiliki banyak lereng curam berpotensi mengalami longsor, terutama jika hujan terjadi dengan intensitas tinggi atau dalam durasi yang lama.

“Oleh karena itu, kami menghimbau kepada masyarakat yang bermukim di lereng gunung atau perbukitan diimbau untuk lebih berhati-hati dan segera menjauhi daerah rawan longsor saat hujan deras berlangsung,” himbauannya. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

17 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

18 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

19 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

20 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

21 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

22 hours ago