

Fauzun Nihayah (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Terkait pernyataan salah satu tokoh adat Marind di Kabupaten Merauke Kasimirus Gebze yang menyoroti kehadiran PSN di Kabupaten Merauke mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah.
Dimintai tanggapanannya sehubungan dengan sorotan dari Tokoh Adat Marind Merauke tersebut, Wabup Fauzun Nihayah mengatakan bahwa pro kontra sudah pasti dan itu hal biasa. Namun yang paling penting adalah dengan hadirnya PSN ini bagaimana partisipasi masyarakat betul-betul dilibatkan dalam PSN tersebut.
‘’Tidak bisa hanya satu dua orang yang kerja tapi ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Yang penting bagaimana hak-hak masyarakat adat juga kita hargai dengan baik,’’ tandas Fauzun Nihayah.
Soal hutan yang banyak ditebang, menurut Fauzun Nihayah, tinggal dikomunikasikan dengan pihak perusahaan.
‘’Kemarin beliau juga sampaikan salah satu perusahaan yang dimaksud. Tinggal dikomunikasikan. Kalau memang bukan masuk dalam wilayah adat mereka maka perusahaan ini juga harus konsekuensilah. Jadi saling pengertian saja,’’ jelasnya.
Page: 1 2
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…
Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…
Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…
Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…