Categories: METROPOLIS

Pemprov Papua Lakukan Mitigasi Perubahan Iklim

JAYAPURA– Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua melaksanakan kegiatan sosialisasi dan focus group discussion (FGD)  penyusunan dokumen rencana aksi Redd+ di Provinsi Papua.

   Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua,  Jan Jap Ormuseray, dalam sambutanya mengatakan, Provinsi Papua sebagai provinsi yang memiliki hutan alam tropis di Indonesia turut berkomitmen dalam upaya mitigasi perubahan iklim dengan menjaga hutan dan melindungi keanekaragaman hayati serta memastikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan.   

    Komitmen ini diimplementasikan dalam Rencana Tata Ruang Tata Ruang Wilayah Provinsi Papua. Peran aktif Pemerintah Provinsi Papua dalam mengurangi emisi dari deforetasi dan degradasi hutan adalah mendirikan dan aktif dalam keanggotaan GCF (Governors Climate and Forest) Task Force yang merupakan kolaborasi diantara sub nasional anggota GCF TF yang berkomitmen untuk menurunkan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan.

   “Pemerintah telah menetapkan pencapaian target penurunan emisi melalui Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) dengan target penurunan emisi 31,89% dengan kemampuan sendiri dan 43,20% dengan dukungan kerjasama internasional,” kata Jan Jap Ormuseray,Selasa (25/6).

   Dikatakan, Sektor yang ditetapkan penurunan emisi yaitu Sektor kehutanan dan lahan, Sektor Energi, Sektor Industri Persampahan/Limbah, Sektor Pertanian.

   Dalam upaya tersebut, pada tingkat nasional telah disusun dokumen FOLU Net Sinks 2030 dan pada tingkat provinsi diwajibkan menyusun dokumen dengan acuan 12 (dua belas) target rencana Operasional (RO).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Dihuni 85 Santri, Sempat Bertahan Dua Minggu Tanpa Beras

Di sudut timur Jayapura, tepatnya di kawasan Koya Timur, berdiri sebuah lingkungan pendidikan yang dari…

27 minutes ago

Temukan Delapan Tanaman Ganja di Belakang Pemukiman Warga

Penemuan tersebut berlokasi di antara jalan Swakarsa dan Kampung Yuwanain, Kabupaten Keerom. Dari hasil penyelidikan…

5 hours ago

Harga Cabai Rawit Stabil Rp 120 Ribu/Kg, Tomat Naik 20 Ribu/Kg

Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi…

6 hours ago

TNI dan OPM Saling Berbalas Pantun

Dari pihak TNI menyatakan upaya penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika…

7 hours ago

Implementasi Otsus Masih Jauh dari Harapan Masyarakat

Sejumlah pihak menyebut kondisi ini terjadi karena adanya dinamika perubahan sosial, politik, ekonomi, dan tata…

8 hours ago

3.538 KK Terima Bantuan Sosial Tahap I

Ia berharap penyaluran bantuan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima. Data penerima…

9 hours ago