Categories: METROPOLIS

Dukung Pelaku Usaha OAP Kelola Hasil Perikanan

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perikanan dan Kelautan memberikan bantuan berupa peralatan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan untuk mama-mama penjual ikan asar di Kota Jayapura.

“Hari ini kami  menyerahkan bantuan berupa peralatan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan untuk mama-mama pengasar ikan, baik berupa coolbox, juga kantong plastik, dan juga booth kontainer,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Jayapura, Matheys Sibi, Kamis (23/5).

   Dia mengatakan bantuan yang diberikan oleh Pemkot Jayapura itu merupakan bagian dari bentuk dukungan pemerintah untuk menunjang pelaku usaha orang asli Papua.

“Harapan kita bantuan ini dapat memberikan manfaat dan juga mendukung usaha dari mama-mama pengasar dan pengolah ikan di Kota Jayapura,” katanya.

   Lanjut dia, pihaknya melihat bantuan meja yang ada selama ini yang  diberikan pemerintah besar kemungkinan  tidak efektif,  karena terbatas.  Karena itu, pihaknya  mencoba memberi dengan bantuan  yang lebih representatif, yang lebih baik dan yang lebih nyaman, dan  memberikan daya tarik  tersendiri.    

    Karena itu, diharapkan barang jualan berupa ikan asar bisa tersimpan dengan baik, terlindungi dan memberikan manfaat  bagi mama-mama dan juga dapat memberikan daya tarik bagi para pembeli ikan di tempat ini.

   “Di antara penerima bantuan ini ada dua orang yang sudah memiliki sertifikat pengolahan ikan.  Artinya baik unit pengolahan mereka maupun cara mengelola ikan asar itu sudah sesuai dengan standar. Sehingga dari pemerintah sendiri memberikan sertifikat GMP kepada mereka,” ungkapnya.

   Tentunya dengan adanya pemberian sertifikat ini, masyarakat lebih percaya pada produk perikanan yang selama ini beranggapan apakah ikan yang dijual mengandung formalin, atau mengandung bahan-bahan kimia lain.  Dengan  mendapat sertifikat tentunya para pelaku usaha mendapat pengakuan tentu komoditas yang dijual pasti  aman dan nyaman, higienis dan layak dikonsumsi oleh semua usia.

   “Pemberian bantuan booth kontainer ini pada tahun ini dibiayai dari dana otonomi khusus sebanyak 8 unit, ya harapan kami, dengan adanya boot kontainer ini tentu menjadi langkah awal untuk pemerintah. Di mana tahun-tahun ke depan, kalau kita diberikan anggaran, kita akan menggantikan meja jualan, yang dari papan dengan booth kontainer, sehingga harapan kita ke depan bisa menambah di beberapa tempat, sehingga para pelaku usaha kita dan para binaan kita mereka bisa karena kita karena mereka tersebar,” tambahnya. (roy/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

1 day ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

1 day ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

1 day ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

1 day ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

1 day ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

1 day ago