Categories: METROPOLIS

Kandang Ternak di Tengah Pemukiman Dikeluhkan Warga

JAYAPURA – Masyarakat Kampung Waena meminta kepada Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo untuk menerbitkan kandang ternak yang ada di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

Menurut warga, keberadaan kandang ternak di tengah pemukiman dikeluhkan karena mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga di sekitar.  Beberapa masalah yang ditimbulkan dari keberadaan kandang ternak di tengah pemukiman diantaranya, bau tidak sedap, masalah kebersihan, gangguan kesehatan, penurunan kualitas hidup dan hal-hal lainnya.

Keluhan soal bau yang berasal dari kandang ternak ini sejatinya bukan hal baru melainkan sudah sering dikeluhkan, namun sampai sekarang belum ada respon apapun dari dinas terkait.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyambut baik aspirasi masyarakat terkait kandang ternak yang ada di pemukiman warga. Bagi Abisai Rollo, hal ini sebenarnya perlu adanya kesadaran dari masyarakat itu sendiri.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

46 minutes ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

2 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

3 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

4 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

5 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

6 hours ago