

Bangunan UPTD Pengelolaan Hasil Perikanan di Pasar Youtefa yang kondisinya sudah tidak layak pakai. (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Bangunan milik Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Jayapura yang berlokasi di Pasar Youtefa saat ini sudah tidak digunakan lagi. Karena bangunan tersebut sudah tidak layak untuk digunakan, akibat dampak bencana yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.
“Itu merupakan bangunan UPTD pengelolaan hasil perikanan, memang tidak digunakan akibat banjir yang selalu terjadi di pasar yotefa. Sehingga semua aset, baik peralatan produksi, peralatan pengolahan maupun konstruksi bangunannya juga mengalami kerusakan,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Jayapura, Matheys Sibi saat dikonfirmasi Cendrawasih Pos, Rabu (22/5).
Karena itu, pihaknya juga telah menyampaikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura, agar aset milik Dinas Perikanan di Kota Jayapura yang ada di Pasar Youtefa itu diputihkan.
“Kami sudah sampaikan ke BPKAD melalui bidang aset supaya itu bisa diputihkan,”katanya.
Saat ini pihaknya pun sudah mendapatkan lokasi baru di Pasar Otonom Kotaraja dan sudah membangun bangunan baru serta peralatan dan fasilitasnya pendukungnya. “Kami sudah mendapatkan lokasi baru dan di mana saat ini sudah dibangun cold storage milik Pemerintah Kota Jayapura dengan kapasitas 20 ton. Tentunya ke depan akan kita gunakan sebagai UPTD,” bebernya.
Dikatakan, dulunya fasilitas bangunan yang ada di Pasar Youtefa itu merupakan tempat pelatihan dan tempat pengolahan ikan. Fasilitas itu sudah tidak digunakan oleh Pemkot Jayapura sejak 8 tahun lalu, akibat dampak bencana banjir yang pernah terjadi. Karena itulah pihaknya telah membangun cold storage dan fasilitas air bersih, freezer, yang dibangun sejak tahun 2020.
Sejak tahun 2021 sudah digunakan dan mulai tahun 2024 ini sesuai regulasi terbaru yang diterapkan oleh pemerintah dari tingkat pusat sudah mulai menerapkan pungutan pada setiap penyimpanan.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…