

Aktifitas bongkar muat hasil tangkapan nelayan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, pekan kemarin. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua optimistis Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, Papua, berkembang menjadi sentra aktivitas kelautan modern yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.
Kepala DKP Papua Iman Djuniawal, mengatakan Papua memiliki potensi hasil laut mencapai 1,3 juta ton per tahun. “Dengan dukungan pemerintah pusat, kami harap PPI Hamadi tidak hanya menjadi lokasi bongkar muat, tetapi juga pusat transaksi, pengolahan, hingga distribusi hasil perikanan,” katanya di Jayapura, Senin (22/9).
Menurut Iman, untuk itu PPI Hamadi dapat dikembangkan menjadi pusat perikanan modern, bukan hanya tempat bongkar muat, tetapi juga pusat transaksi, pengolahan, dan distribusi antarpulau.
“Harapan kami ke depan juga ada pembangunan dermaga yang bisa menampung kapal besar, sehingga hasil tangkapan bisa dipasarkan lebih luas bahkan berpeluang ekspor,” ujarnya.
Page: 1 2
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…