Categories: METROPOLIS

Partai Politik Harus Menahan Diri

JAYAPURA-Ketua Bawaslu Kota Jayapura, Frans Rumsarwir mengimbau kepada  partai politik agar menahan diri untuk tidak curi start kampanye.  Terutama  dengan tidak melakukan kampanye pemilu sebelum dimulainya masa kampanye atau jadwal yang ditentukan.

  Selain itu dia juga mengimbau kepada bakal calon legislatif (Bacaleg) tidak melakukan kampanye, atau menawarkan jati diri kepada masyarakat. “Boleh melakukan sosialisasi, tapi tidak boleh ada unsur kampanye didalamnya,” kata Frans Rumsarwir di Jayapura, Jumat (22/9).

  Pihak Bawaslu saat ini melakukan pengawasan ketat terhadap proses pemilu, yang sedang berlangsung. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi adanya pelanggaran yang dilakukan baik oleh peserta pemilu itu sendiri tapi juga masyarakat sebagai wajib pilih.

  “Tahapan demi tahapan pemilu telah kita lalui, kami mengapresiasi, karena sejauh ini belum adanya temuan pelanggaran pemilu di Kota Jayapura,” ujarnya.

  Selain itu yang menjadi atensi khusus Bawaslu saat ini melakukan pengawasan terhadap berita hoax yang beredar melalui media masa. Adapun langkah yang mereka dorong agar masyarakat tidak terpengaruh dengan informasi yang beredar, dengan masif memberikan imbauan kepada masyarakat, baik melalui media masa maupun secara langsung kepada masyarakat.

  “Menjelang pemilu ini tentunya banyak informasi hoax yang beredar, kami harap masyarakat bijak menggunakan media sosial,” harapnya.

  Frans mengaku Pemilu 2024 akan sangat sengit, sebab berpapasan dengan pelaksanan pilkada dan juga pilpres, tentunya akan ada banyak kepentingan di dalamnya. Sehingga berbagai persoalan pun pasti akan terjadi.

  Untuk itu dia mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura untuk bersama-sama mensuskeskan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 mendatang. “Peran masyarakat sangat penting, untuk mensuskeskan penyelenggaraan pemilu, untuk itu saya harap kita semua mampu menciptakan lemilu yang damai, dan bermartabat,” imbuhnya.

  Sementara untuk anggaran pengawasan pemilu, Baswalu Kota Jayapura saat ini masih menggunakan dana APBN. “Sampai saat ini dana untuk pengawasan pemilu masih memadai,” ujarnya. (rel/tri)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

4 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

5 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

6 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

7 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

8 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

9 hours ago