

Pangdam Mayjen TNI Izak Pangemanan berdiskusi dengan Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri di Makodam XII/Cenderawasih, Minggu (24/9/2023). (Ceposonline.com/Gamel)
JAYAPURA – Sebuah pernyataan yang cukup tajam disampaikan Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjend TNI Izak Pangemanan terkait aksi-aksi yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) selama ini.
Pangdam menyatakan bahwa mereka sudah mengetahui titik dan markas dari KKB. Hanya saja ini yang berada di wilayah Pegunungan Bintang dan sekalipun sudah mengetahui dikatakan pihaknya masih mengedepankan upaya yang bijak untuk menangani kelompok – kelompok ini.
“Kami tahu semua di mana pos mereka, markas mereka juga kami tahu semua. Kalau terus mengganggu maka akan kami datangi dan kami hancurkan,” kata Pangdam saat diwawancarai di Makodam XII/Cenderawasih, Minggu (24/9/2023).
Diakui selama ini pihaknya masih berupaya untuk menindak dengan cara yang lebih soft dan mengedepankan Polri di lapangan.
Namun jika dianggap terus mengganggu dan menciptakan situasi tak aman maka TNI siap menindak tegas.
“Kami bisa saja melakukan operasi tempur tapi kami tidak mau ada korban lagi sebab ini bukan seperti dulu – dulu. Kalau bisa diselesaikan dengan jalan damai ya itu dilakukan dengan negosiasi. Tapi jika tidak maka ya apa boleh buat, kami akan gelar operasi represif penegakan hukum dan kami akan dukung Polri untuk menumpas,” tutupnya. (*)
Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…
Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…
Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…
Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…