

Tumpukan sampah yang selalu terlihat di bantaran Kali Acay, tepatnya di trash trap atau jaring sampah pasca banjir atau hujan deras. Tampak tumpukan sampah yang terjadi pasca hujan deras pekan kemarin. (foto:Gamel/cepos)
Rustan Saru Minta Terapkan Pengendalian Lingkungan
JAYAPURA – Tumpukan sampah di Kali Acay sudah bukan hal baru lagi. Pasalnya, setiap Kota Jayapura khususnya wilayah Abepura diguyur hujan deras, Kali Acay jadi tempat pelabuhan terakhir dari sampah-sampah dari kompleks perumahan warga.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan bahwa untuk amengatasi persoalan persampahan ini, perlu ada kesinambunggan antara kebijakan pemerintah dan juga tindakan masyarakat.
Karena menurut Rustan Saru, dua hal yang menyebabkan banjir dan melimpahnya sampah di Kota Jayapura saat ini diantaranya, karena faktor alam dan ulah manusia atau masyarakat.
“Kalau alam susah kita tebak, kapan terjadi banjir, tetapi manusia ini sebenarnya gampang diatur, namun kembali lagi kesadaran kita masing-masing,” ujar Rustan Saru saat ditanya Cenderawasih Pos usai buka kegiatan di Jayapura, Selasa (22/7).
Menurutnya, Wali Kota sudah mengeluarkan surat edaran, mendorong masyarakat untuk melakukan pengendalian lingkungan. “Dalam edaran tersebut diarahkan, semua warung dan toko harus memiliki tong sampah, biasakan diri menggunakan tumbler,” ungkapnya.
Page: 1 2
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…