

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong didampingi Ketua DPRP dan Ketua Kadin Papua saat menemui Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI di Jakarta, Jumat (20/6). (foto: Humas Pemprov)
Pj Gubernur Berasma Ketua DPRP dan Kadin Papua Temui Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM
JAYAPURA – Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong temui Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Jisman P. Hutajulu, di Jakarta, Jumat (20/6). Pertemuan ini juga diikuti Ketua DPR Papua, Denny H. Bonai, dan Ketua Umum KADIN Provinsi Papua Ronald Antonio, menggelar pertemuan strategis dengan Pertemuan tersebut dalam rangka mendorong percepatan peningkatan akses aliran listrik ke desa-desa yang ada di sembilan kabupaten/kota di Papua. Gubernur Ramses menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan pihak terkait guna memperluas elektrifikasi desa.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM, khususnya Dirjen Ketenagalistrikan. Saya pun telah instruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis untuk segera menyusun dan menyerahkan data detail kebutuhan kelistrikan Papua tahun 2025–2030 dalam waktu satu hingga dua hari pasca pertemuan ini,” ujar Ramses Limbong, Minggu (22/6).
Melalui kolaborasi antarpemerintah pusat, pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PLN. Ramses berharap kebutuhan listrik desa di wilayah Provinsi Papua dapat segera dijawab. “Karena ini akan sangat memengaruhi pembangunan di sektor lainnya,” sambung Ramses.
Sementara itu, Dirjen Ketenagalistrikan, Jisman P. Hutajulu menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan di Provinsi Papua dimana pembangkit listrik yang ada memiliki total kapasitas sebesar 424 MW, dengan sekitar 92 persen masih menggunakan energi fosil, sementara sisanya menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Jisman juga menyampaikan bahwa ke depan akan dilakukan pengembangan pembangkit listrik tambahan sebesar 325 MW hingga tahun 2034. Hal ini sebagai bagian dari upaya peningkatan rasio elektrifikasi dan rasio desa berlistrik secara nasional, termasuk di Provinsi Papua.
“Kami harap pemerintah daerah dapat segera melengkapi data teknis kebutuhan kelistrikan di Papua. Dengan begitu, tim kami dapat melakukan kajian mendalam untuk mendorong realisasi pengembangan sistem kelistrikan secara konkret,” jelas Jisman sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos.
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…