Sementara itu, dalam pertemuan itu, Denny Bonai juga meminta agar seluruh wilayah Papua sudah harus teraliri listrik dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
“Dari total anggaran Rp466 miliar yang direncanakan tahun ini, sekitar Rp100 miliar akan difokuskan untuk Papua. Dana ini akan digunakan untuk mengaliri listrik ke sejumlah kampung di berbagai daerah,” ujarnya.
Dari total 278 kampung yang diusulkan DPRP, pemerintah akan memprioritaskan wilayah-wilayah terpencil seperti Yapen, Biak, Supiori, dan Mamberamo.
“Untuk tahap awal, fokus kita adalah ke daerah-daerah yang benar-benar belum mendapatkan akses listrik. Namun, dalam lima tahun ke depan, target kita seluruh Papua harus terang,” tegas Bonai.
Bonai menegaskan bahwa program elektrifikasi ini bukan hanya soal penerangan, tetapi bagian penting dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua. (fia/rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini mengapresiasi kondisi dan pelayanan RSUD Biak. Ia terkesan dengan…
Pembangunan Sekolah Rakyat yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas ini dianggarakan melalui i APBN dengan…
Benhur Tomi Mano, MM (BTM) menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari berdirinya gedung…
PJ Sekda Provinsi Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep menyatakan untuk jabatan Sekda Papua Pegunungan…
Pantauan di lokasi, sejak pagi ratusan warga mendayung perahu tradisional untuk menjemput speedboat yang ditumpangi…
Gubernur Apolo mengatakan kehadiran asrama diharapkan tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi…