

Diana Dorthea Simbiak (Foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua telah mendistribusikan logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) ke sembilan (9) Kota/kabupaten yang ada di Provinsi Papua.
Pendistribusian ini dilakukan secara bertahap dari Gudang Logistik KPU Papua menuju gudang satuan kerja KPU di kabupaten/kota sebagai titik awal sebelum dilanjutkan ke kecamatan/distrik, desa atau kelurahan dan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Ketua KPU Papua Diana Dorthea Simbiak mengatakan bahwa pendistribusian kotak dan surat suara pemilu tersebut melibatkan pihak ketiga yang dikawal ketat oleh aparat keamanan dan Bawaslu Papua hingga tempat tujuan.
“Kami juga sudah koordinasi dengan semua satker untuk tetap stay di gudang-gudang KPU kabupaten/kota. Untuk pengiriman ini kita melibatkan pihak ketiga yang dikawal ketat oleh aparat keamanan dan Bawaslu Papua,” jelas Dorthea kepada Cenderawasih Pos, Sabtu (21/6).
Dorthea menjelaskan, pendistribusian ini dilakukan melalui transportasi laut, darat hingga udara. Tambahnya tidak ada kendala dalam pendistribusian kotak dan surat suara ini. Semuanya berjalan dengan lancar aman dan terkendali.
“Semuanya sudah sampai di gudang-gudang KPU yang ada di kabupaten/kota pekan lalu. Pengiriman pun sesuai yang diharapkan, aman dan lancar,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan terkait dengan kotak suara, pihaknya telah melakukan sortir di setiap satker KPU kabupaten/kota. Adapun temuan dari hasil sortir tersebut kata Dorthea tidak menjadi suatu persoalan atau permasalahan karena semuanya telah diatasi dengan baik oleh KPU.
Page: 1 2
Dalam perjalanan, mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak sehingga perahu kehilangan kendali dan terbalik.…
Meski secara umum BPK menyimpulkan bahwa pengelolaan belanja daerah Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten…
"Walhi juga menemukan citra satelite penambangan emas ilegal yang semakin masif ditunjukan dengan banyaknya warna…
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga menemukan seorang ibu hamil berinisial BS, 29, yang tinggal di…
Data yang diduga bocor mencakup nama pengguna, alamat, nomor telepon, hingga email, dan disebarkan di…
Pernyataan tersebut merespons ramainya ide netizen mengenai gagasan masyarakat ‘membeli’ hutan, yang mencuat setelah banjir…