Categories: METROPOLIS

Pedagang Bantah Ada Kos-kosan di Dalam Pasar

Hal yang sama juga disampaikan Tadeus (46) salah seorang pedagang sayur di pertigaan jalan keluar pasar Otonom. Kepada Cenderawasih Pos ia mengatakan secara umum, tidak ada kos-kosan di dalam pasar.

Meskipun ada kata Tadeus mungkin ada beberapa bangunan yang digunakan untuk campuran fungsi. Misalnya, ada toko atau lapak sebagainya digunakan tempat tinggal dan sebagainya lagi digunakan tempat jualan. Kondisi ini juga jarang terjadi di dalam pasar Otonom.

“Kalau kos-kosan tidak ada di dalam pasar (Otonom). Kalau tidak salah yang tinggal di dalam pasar itu para pedagang yang jual di dalam pasar, karena mereka harus menjaga barang dagangannya setiap hari,” jelas Tadeus kepada Cenderawasih Pos, Senin (21/7) siang.

Namun, di satu sisi kata Tadeus, penggunaan lapak di pasar sebagai tempat tinggal juga menimbulkan beberapa masalah, seperti gangguan kebersihan dan keindahan pasar, gangguan kenyamanan pedagang lain, peningkatan risiko kebakaran, pelanggaran peraturan pasar, dan sebagainya.

Kondisi ini terjadi tidak hanya di pasar Otonom, tetapi juga di beberapa pasar tradisional lainnya; Pasar Induk Youtefa, Pasar Sentral Hamadi, dan beberapa pasar lainnya tampak beberapa lapak di dalamnya beralih fungsi menjadi tempat tinggal.

Sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL) Tadeus tidak menginginkan untuk berjualan di dalam pasar Otonom meskipun sering kali ditegur oleh Satpol-PP Kota Jayapura. Hal ini ia lakukan dikarena masih banyak bangunan di pinggir jalan masuk menuju pasar Youtefa tidak ditertibkan oleh pemerintah padahal jelas-jelas telah melanggar aturan.

“Saya sering ditegur oleh petugas, tetapi saya bantah karena terkadang petugas pilih kasih dalam menertibkan. Sudah banyak bangunan kios di pinggir jalan ini tetapi mereka tidak menertibkan,” pungkasnya. (jim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur: PAD Jangan Ditahan-tahan, Segera Disetor!                  

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak menahan Pendapatan…

9 hours ago

Selain Pakaian Layak Pakai, Kebutuhan Balita Masih Kurang

  Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan kebutuhan susu bagi balita menjadi salah…

10 hours ago

Insentif Kader Posyandu Nunggak 6 Bulan

   Rustan menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan…

11 hours ago

Pemprov Salurkan Tiga Truk Bantuan

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, mengatakan bantuan yang disalurkan telah disesuaikan dengan kebutuhan…

12 hours ago

Ribuan Jiwa Terdampak Kebakaran, Pemkot Siapkan Penanganan Terpadu

Pemerintah Kota Jayapura memperkuat penanganan pascakebakaran yang melanda kawasan Dok V, Kelurahan Mandala, dengan melibatkan…

13 hours ago

TPP Tiga Bulan ASN Pemprov Papua Cair September ini

  Gubernur Papua, Matius D Fakhiri mengatakan, pembayaran TPP tersebut telah disiapkan dan anggarannya dipastikan…

14 hours ago