

Apel deklarasi netralitas dan penandatanganan pakta integritas ASN Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Provinsi Papua, di halaman kantor gubernur, Senin (21/7). (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki pengaruh besar terhadap iklim demokrasi di Papua, jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur.
Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni mengatakan, netralitas ASN sangat penting karena akan mempengaruhi yang lain. Sebab, apa yang dilakukan berpengaruh kepada lingkungan dan lainnya.
“Kenapa harus netral ? Karena ASN harus melayani semua pihak, tidak boleh membeda-bedakan pihak tertentu. Semua masyarakat harus dilayani,” tegas Fatoni usai memimpin deklarasi netralitas dan penandatanganan pakta integritas ASN Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Provinsi Papua, di halaman kantor gubernur, Senin (21/7).
Ia mengatakan, ASN tidak boleh terganggu dengan situasi politik. Bahkan, tidak ikut-ikutan untuk melakukan tindakan-tindakan atau perbuatan yang tidak sesuai dengan peraturan ASN.
Termasuk deklarasi netralitas dan penandatanganan pakta integritas ASN serentak se-Provinsi Papua untuk mengukuhkan kembali komitmen bahwa ASN harus bekerja profesional untuk bangsa dan negara, tidak ikut berpolitik praktis dan terus menjaga netralitasnya.
Page: 1 2
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…
Data keseluruhan tahun 2026 belum rampung. Namun, data sementara menunjukkan kasus tertinggi berada di…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura resmi memperpanjang masa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 hingga 15…
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan, rumah dinas tersebut ditempati oleh…
Hampir separo masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil mewah Toyota Land Cruiser milik mantan Bupati…