Categories: METROPOLIS

Kenang Kekerasan di Rusunawa, Mahasiswa Tuntut Ganti Rugi

JAYAPURA – Ratusan mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) mengelar aksi demo menuntut pihak kampus untuk menganti rugi tindak kekerasan  yang dilakukan oleh aparat keamanan pada  21 Mei 2021 lalu.

  Dimana  kala itu, pihak kampus melalui aparat keamanan telah membongkar dan mengambil paksa sebanyak enam unit asrama mahasiswa atau Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terletak di Perumnas lll, Waena, dan membakar sejumlah barang penting milik mahasiswa di Rusunawa itu.

   Adapun aksi tersebut dilakukan tepat depan gapura pintu pintu kampus Uncen Perumnas III, Waena, Rabu (21/5) dengan menutup gerbang masuk kampus tersebut. Akibatnya aktivitas kampus mengalami terhambat kurang lebih lima jam lamanya.

  Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi puluhan Aparat kepolisian dari Polresta Jayapura Kota bersiaga dengan peralatan lengkap selama aksi berlangsung. Suasana di lokasi pun saat aksi tanpak sedikit memanas dimana mahasiswa yang ingin berkuliah memaksa untuk masuk, namun masa aksi tetap ngotot menutupi gerbang.

  Kepada Cenderawasih Pos, Koordinator aksi Arius Siep (21) mengatakan aksi tersebut dilakukan untuk menuntut pihak kampus Uncen untuk menganti rugi atas apa yang dilakukan oleh aparat pada, 21 Mei 2021 lalu. Dimana aparat keamanan telah membongkar paksa sejumlah barang penting milik mahasiswa di Asrama Rusunawa.

    “Hari ini kami memperingati, hari pengusuran paksa pada waktu itu (21 Mei 2021) lalu yang dilakukan aparat keamanan terhadap kami di Asrama Rusunnawa. Dan kami mahasiswa masih mengungsi sampai dengan hari ini,” kata Arius Siep kepada Cenderawasih Pos di lokasi aksi, Rabu (21/5).

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

6 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

7 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

8 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

9 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

10 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

11 hours ago