Categories: METROPOLIS

Kenang Kekerasan di Rusunawa, Mahasiswa Tuntut Ganti Rugi

   Negosiasi pun berjalan alot setelah ditutup kurang lebih lima jam lamanya dari pukul 07.00-11.00 WIT akhirnya aktifitas di kampus Uncen kembali normal.

    Kapolsek Heram Iptu Bernadus Y. Ick, S.H, kepada Cenderawasih Pos. Kapolsek mengungkapkan situasi kampus Uncen atas telah kembali normal, masa aksi telah bubar ke tempat masing-masing.

   “Situasi telah kembali normal, kami aparat kepolisian dalam hal ini Polresta Jayapura Kota telah kembali ke Mako masing-masing dan masa aksi telah bubar,”kata Bernadus kepada Cenderawasih Pos melalu telpon selulernya, Rabu (21/5).

   Dibubarkannya mahasiswa tersebut kata Kapolsek Herama, setelah mendapatkan kesepakatan dengan pihak Uncen yang di oleh Wakil Rektor lll, Bidang Kemahasiswaan terkait dengan sejumlah tuntutan masa aksi.

Beberapa tutuan dari ratusan mahasiswa tersebut diantaranya;  menuntut pengembalian enam unit asrama mahasiswa atau rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang terletak di Perumnas 3, Waena, Kota Jayapura.

Tidak hanya itu, dri pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah poster bertuliskan: “Lembaga Uncen Segera Izinkan Kami Masuk ke Asrama” dan “Melawan Lupa: Penggusuran Asrama Uncen Sudah 4 Tahun.”.

  Lebih lanjut, Kordinator aksi Arius Siep (21) menyampaikan bahwa sudah empat tahun asrama Uncen ditutup atau “dipalang”. Jika dihitung berdasarkan masa studi, waktu tersebut setara dengan durasi normal mahasiswa menyelesaikan kuliah. Karena itu, ia meminta pihak universitas tidak membiarkan mahasiswa baru atau aktif terlantar karena tidak memiliki tempat tinggal.

   “Kami hanya ingin bisa kuliah dengan tenang, tapi bagaimana bisa kalau tidak punya tempat tinggal? Sudah empat tahun asrama kami,” ujarnya. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili Senilai Rp1,7 Miliar Digagalkan

TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…

7 hours ago

Dua Kelompok Massa di Wouma Kembali Bentrok

Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…

8 hours ago

Mimika Jadi Pasar Empuk Rokok Ilegal

Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…

9 hours ago

Bupati Mimika: Kelola Sampah Lewat Distrik, Pengusaha Bandel Izin Dicabut

Langkah ini diambil agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran. Menurut Johannes, ketergantungan pada satu…

10 hours ago

Pastikan Sehat, Dinas Peternakan Mulai Pemeriksa Hewan Kurban

Untuk memastikan hewan yang akan disembeli pada hari Raya Kurban 1446 Hijriah dalam keadaan sehat…

11 hours ago

TSE Group Bangkitkan Semangat Generasi Papua

Komitmen TSE Group dalam mendukung kemajuan pendidikan di Papua Selatan terus menghadirkan dampak luar biasa…

12 hours ago