Categories: METROPOLIS

Sektor Perikanan Belum Banyak Beri Kontribusi PAD

JAYAPURA– Potensi perikanan tangkap di Kota Jayapura memiliki pasar yang cukup menjanjikan terutama dalam mendorong perekonomian masyarakat di Kota Jayapura.  Salah satu Potensi perikanan terbesar, bahkan sudah menembus pasar internasional adalah potensi ikan tuna, yang dipasarkan hingga di Jepang.

  Meskipun tergolong memiliki pasar yang terbuka, namun Potensi perikanan ini belum cukup memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah di Kota Jayapura. “Potensi kita ada, tetapi kontribusi dari sumber sumber daya ini belum ada,” ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan kota Jayapura,  Matheys Sibi, Sabtu (20/1).

   Dia mengakui untuk potensi ikan tuna dan ikan cakalang di Kota Jayapura ini sangat besar.  Hanya saja pihaknya belum bisa memungut atau mengambil kontribusi dari penjualan ikan-ikan itu, terutama untuk penjulan ke  pasar-pasar internasional. 

Namun demikian pihaknya tetap berusaha agar ke depan ada aturan yang yang bisa menjadi dasar penarikan retribusi dari izin penangkapan ikan. Termasuk  ekspor ikan ini juga perlu ada pemasukan bagi daerah sendiri.

   “Memang ada aturan yang membatasi kita untuk kita tidak bisa memungut, tetapi kita sedang mencari format,”jelasnya.

   Dia menjelaskan penjualan ikan cakalang dan ikan tuna dari Kota Jayapura ke luar negeri itu berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu, bahkan sampai saat ini.  Ikan-ikan tersebut dipasarkan di Jepang dan Amerika yang memang permintaannya cukup tinggi.

   “Jadi ikan tuna dan ikan cakalang ini adalah produk ekspor,  jadi pasar kita itu Jepang dan Amerika dan itu yang permintaannya cukup tinggi. Saat ini penjualan kita ke  kedua negara ini,”ungkapnya.

   “Mereka hanya dikenakan pajak-pajak saja sebagai pelaku usaha, tetapi pungutan ikan misalnya per kilo atau dalam takaran ukuran yang lainnya pun belum ada yang bisa dikonversi ke rupiah.  Di karantina perikanan juga tidak ada, semua dicabut.  Harapan pemerintah biar investor bertumbuh,  dan pelaku usaha juga bertumbuh.  Jadi mereka hanya diwajibkan untuk bayar pajak saja,” tambahnya.  (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Kios Klontongan Ludes Terbakar, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah

Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…

15 hours ago

Pemkab Keerom Tertibkan Bangunan di Kawasan Hijau Trans Papua

Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…

16 hours ago

RD Akui Calon Lawan Sangat Kuat di Playoff

Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…

17 hours ago

Masyarakat Sipil Jadi Korban Gas Air Mata

Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…

18 hours ago

Ricuh di Waena, Tertib Di Abepura

Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…

19 hours ago

Salib Hitam Bentuk Protes Mahasiswa

Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…

20 hours ago