Diapun mengatakan pembangunan gedung rumah sakit tersebut membutuhkan tenaga kerja sebanyak 500 pekerja. Dari jumlah yang ada terbagi tim ahli dan pekerja lapangan.
“Pekerjannya kita melibatkan masyarakat asli Papua, ini sesuai tujuan dari pembangunan ini yang tidak hanya membantu memwujudkan pelayanan kesehatan di tanah Papua tapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Diapun mengatakan total waktu pengerjaan rumah sakit tersebut 445 hari kerja. Pihaknya optimis pengerjaan rumah sakit tersebut akan rampung sesuai target yang ditentukan.
“Kami optimis pengerjaan bangunan fisiknya ini rampung November 2024 mendatang, karena semua bahan kontruksinya sudah di tempat,” katanya.
Sementara itu ditempat yang sama Penjabat Pembuat Komitment (PPK) Pembangunan RS UPT Verikal Papua, Renod Markus Mofu menyampaikan pembangunan rumah sakit tersebut bertujuan untuk melayani masyarakat teekhusus penyakit tersier. Untuk itu diharapkan adanya dukungan dari semua pihak, sehingga pembangunannya berjalan dengan lancar.
“Inilah bukti perhatian pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah kesehatan di tanah Papua, untuk itu saya harap semua pihak, baik tokoh adat, tokoh agama tapi juga pemerintah daerah mendukung pembangunan gedung rumah sakit ini, sehingga pengerjaanya rampung sesuai target,” pungkasnya. (rel/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Maruli Simanjuntak, dan KSAL Muhammad…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Kepala Biro Humas Kemenhaj RI, Moh Hasan Afandi, memberikan pernyataan resmi melalui konferensi pers yang…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Belum lagi, ”dibantai” penguji saat sidang skripsi. Hal itu membuatnya enggan membuat skripsi. Gayung bersambut,…