

Petrus Hamokwarong (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Wakil Ketua II DPRK Kabupaten Jayapura, Petrus Hamokwarong, meminta tenaga honorer dan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk bersabar terkait proses pengangkatan yang hingga kini belum terealisasi.
Menurutnya, pengangkatan P3K saat ini sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah yang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Awalnya kita berpikir pembiayaan P3K ditanggung pemerintah pusat, namun sejak 2025 hingga 2026 ini menjadi kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jayapura yang menurun dari kisaran Rp1,5 triliun menjadi sekitar Rp1,2 triliun turut mempengaruhi kemampuan pemerintah dalam mengangkat tenaga P3K.
“Kondisi keuangan daerah seperti ini tentu sangat berpengaruh. Sementara pengangkatan P3K membutuhkan anggaran yang besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, DPRK Jayapura akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…