

Patanduk Biring, SS, M.Pd (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 telah usai. Demi menjaga kualitas pendidikan yang bermutu beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Jayapura menerapkan penerimaan murid baru yang selektif. Seperti halnya di SMP Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Diaspora Kotaraja.
Kepala SMP YPK Diaspora Patanduk Biring, SS, M.Pd mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan siswa-siswa yang memiliki potensi akademik dan non-akademik yang baik, sehingga dapat mengikuti pembelajaran dengan optimal dan berkontribusi pada peningkatan mutu sekolah.
“Memang kami selektif tidak sembarang untuk menerima karena harus memiliki potensi akademik dan non-akademik dan mempunyai data yang filed untuk dapat kami bisa ambil,” kata Patanduk.
Sebutnya seleksi ini tidak selalu berarti “sulit” atau “eksklusif”. Seleksi ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara profil calon murid dengan program dan fasilitas yang ditawarkan sekolah. Seleksi ini bisa berupa tes akademik, tes psikologi, atau wawancara, dan juga bisa mempertimbangkan nilai rapor, prestasi non-akademik, atau domisili.
Untuk diketahui animo masyarakat yang mendaftarkan anaknya disekolah tersebut untuk tahun ajaran 2025/2026 masih tergolong tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta didik baru yang mendaftar disekolah tersebut saat ini sebanyak kurang lebih 169 siswa. Sedikit menurun jika dibandingkan dengan tahun lalu (2024).
Page: 1 2
Populasi sejumlah satwa liar di Papua Selatan, termasuk kangguru Papua (Macropus agilis), disebut mengalami penurunan.…
Kasi Humas Polres Mimika Iptu Amir Rado mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pelaku AB…
Momentum akbar itu mengusung tema “Menjadi Sahabat Yesus Dalam Keberagaman.” Kegiatan ini menjadi forum pertemuan…
Harga cabai, khususnya cabai rawit, di Pasar Wamanggu Merauke pada Jumat (18/9/2026) berada di kisaran…
Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…
Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…