Meski begitu, kepala sekolah mengaku bersyukur dikarenakan sekolah yang ia pimpin itu masih dipercayai masyarakat di tengah gratisnya pendidikan disekolah negeri. Walaupun ada penurunan tetapi tidak signifikan.
“Tahun kemarin (2024) kita mendapatkan 190 lebih siswa. Tahun ini (2025) kita sedikit mengalami penurunan. Tetapi kita masih lumayan masih bisa dapat enam rombel (ruangan belajar),” ungkapnya.
Menangapi terkait dengan Peraturan walikota (Perwal) Jayapura, kepala sekolah itu menyebutkan bahwa Perwal tersebut sangat bagus untuk diterapkan, karena sangat membantu masyarakat, namun harus perlu diatur lebih baik lagi.
Sebagai mitra pemerintah sekolah swasta tetap berkomitmen untuk memajukan pendidikan di Kota Jayapura untuk lebih baik. Karena itu SMP YPK Kotaraja setiap tahunnya terus membuat terobosan-terobosan baru untuk menarik minat masyarakat. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…