Meski begitu, kepala sekolah mengaku bersyukur dikarenakan sekolah yang ia pimpin itu masih dipercayai masyarakat di tengah gratisnya pendidikan disekolah negeri. Walaupun ada penurunan tetapi tidak signifikan.
“Tahun kemarin (2024) kita mendapatkan 190 lebih siswa. Tahun ini (2025) kita sedikit mengalami penurunan. Tetapi kita masih lumayan masih bisa dapat enam rombel (ruangan belajar),” ungkapnya.
Menangapi terkait dengan Peraturan walikota (Perwal) Jayapura, kepala sekolah itu menyebutkan bahwa Perwal tersebut sangat bagus untuk diterapkan, karena sangat membantu masyarakat, namun harus perlu diatur lebih baik lagi.
Sebagai mitra pemerintah sekolah swasta tetap berkomitmen untuk memajukan pendidikan di Kota Jayapura untuk lebih baik. Karena itu SMP YPK Kotaraja setiap tahunnya terus membuat terobosan-terobosan baru untuk menarik minat masyarakat. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…