Categories: METROPOLIS

Ditengah Pandemi Covid-19 Komisi B DPRD Kota Tetap Bekerja

SOSIALISASI-Waket Komisi B DPRD Kota Jayapura Yuli Rahman, SH., bersama anggota Komisi B dan Kadishub Kota Jayapura Justin Sitorus, SH.,MH., saat memberikan sosialisasi dalam menjalankan instruksi wali kota pencegahan Covid-19 Kota Jayapura di kepada para supir angkutan umum di Terminal Entrop, Senin (20/4)kemarin. ( foto: Priyadi/Cepos)

Bantu Sosialisasikan Instruksi Wali Kota Jayapura

JAYAPURA-Di tengah-tengah wabah Covid-19 di Kota Jayapura, Komisi B Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kota Jayapura tetap bekerja untuk memberikan perhatian kepada masyarakat serta ikut mensosialisasikan instruksi wali kota Jayapura nomor 3 tahun 2020 tentang percepatan penanganan Covid-19 di Kota Jayapura.

 Pada hari Senin (20/4)kemarin, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Jayapura Yuli Rahman, SH, didampingi Sekretaris dan anggota melakukan sosialisasi kepada supir angkutan umum di Terminal PTC Entrop. Dalam sosialisasi ini para supir diingatkan untuk tetap mengikuti instruksi wali kota dalam menggunakan masker saat bekerja di luar rumah, tetap jaga jarak dan dengan adanya pembatasan jumlah penumpang tetap harus dilakukan.

 “Memang dari saya mendengar keluhan para supir dengan adanya pembatasan penumpang sangat berat, karena biasanya mereka bisa menaikan penuh penumpang bisa tujuh kini hanya empat, tapi ini demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tentu harus dilakukan, karena ini juga lama,’’katanya.

 Diakuinya, memang banyak keluhan supir yang meminta bantuan paket Sembako dari pemerintah, namun dengan kondisi APBD yang telah ditetapkan pada bulan Desember lalu, dan kebutuhan urgen dalam membeli Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis, serta pemberian Sembako bagi masyarakat yang ekonomi lemah, sehingga terbatas dananya Pemkot.

 Namun Komisi B tetap mengusulkan setelah dilakukan Musrenbang dan pembahasan LKPJ nanti akan langsung di dorong sidang APBD Perubahan, nantinya akan diusulkan para supir angkutan umum yang ekonominya lemah bisa mendapatkan bantuan paket Sembako.

  Waket Komisi B DPRD Kota Jayapura Yuli Rahman, SH., menjelaskan, kegiatan Komisi B ini ada empat yakni rapat kerja, rapat dengar pendapat, monitoring lapangan dan urgen lapangan. Jadi untuk kegiatan urgen lapangan yang dilaksanakan ini, terkait pencegahan wabah Covid-19 di Kota Jayapura dengan melakukan sosialisasi kepada supir angkutan umum untuk menjalankan instruksi wali kota, sehingga dari sosialisasi inilah para supir bisa meneruskan ke keluarganya atau yang lain. Dengan Demikian, warga bisa sadar dan disiplin dalam menjalankan instruksi wali kota.

  Yuli juga menambahkan, selain memberikan sosialisasi pihaknya juga akan melakukan rapat dengan Dinas ketahanan pangan dan pertanian Kota Jayapura, melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan Bappeda dan DLHK Kota Jayapura. Karena di tengah-tengah COVID-19 Komisi B DPRD Kota Jayapura masih tetap bekerja melayani masyarakat dan pemerintah(dil)

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

9 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

9 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

10 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

10 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

11 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

11 hours ago