Categories: METROPOLIS

Tak Gunakan Masker, Akan Ditindak Tegas

Pembagian masker secara gratis kepada warga yang dilakukan oleh Tim Gabungan Covid Provinsi Papua bersama Tim  Gugus Tugas Kota Jayapura di depan Mapolda Papua, Senin (20/4) kemarin. ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Di tengah pandemi corona atau Covid-19, banyak negara telah menetapkan aturan  kepada warganya  untuk wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah, selama masa pencegahan penyebaran corona.

 Imbauan penggunaan masker ini, ada yang hanya sebatas anjuran, adapula yang direalisasikan secara serius dengan memberikan sanksi ataupun tindakan tegas. Di Provinsi Papua sendiri, khususnya Kota Jayapura. Terhitung Selasa (20/4) yang tidak menggunakan masker akan ditindak tegas, bila berlu akan dipulankan ke rumahnya.

 “Hari ini kita akan turun di jalan untuk mempertegas kepada masyarakat, bagi mereka yang yang tidak menggunakan masker kami suruh mereka kembali ke rumahnya masing-masing,” ucap Kepala Satpol PP Provinsi Papua, Welliam Manderi.

 Dalam razia ataupun memberikan imbauan, pihaknya akan menggunakan cara cara yang humanis dan santun. Namun, jika masyarakat tidak mau mendengar atau tidak mematuhi  imbauan pemerintah. Maka pihaknya akan melakukan tindakan paksa sesuai dengan imbauan kapolda.

 “Yang kumpul-kumpul juga akan kami bubarkan, jangan keras kepala saat situasi seperti ini,” ucapnya dalam acara pembagian masker secara gratis kepada warga di depan Mapolda Papua, Senin (20/4).

 Sementara itu, terkait dengan pembagian masker secara gratis kepada warga yang dilakukan oleh Tim Gabungan Covid Provinsi Papua bersama Tim  Gugus Tugas Kota Jayapura. Sebagaimana kebijakan dari pemerintah Provinsi Papua mendasari apa yang disampaikan WHO serta  pemerintah Indonesia.

 “Dalam imbauan tersebut, diimbau masyarakat untuk menggunakan masker. Sehingga itu, tim melakukan razia sekaligus sosialisasi penggunaan masker di beberapa titik yang ada di Jayapura,” terangnya. 

 Menurutnya, penggunaan masker sangat penting guna mencegah penyebaran virus. Sebagaimana diketahui bersama hingga saat ini banyak masyarakat yang tidak mematuhi aturan, tidak menggunakan masker.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang berinteraksi di pasar atau mall bisa menjaga jarak, sehingga bisa mengurangi penyebaran vius. Himbauan tersebut menyusul Kota Jayapura menjadi  episentrum daripada virus, artinya penyebaran virus tertinggi di Papua ada di Kota Jayapura.

“Semua masyarakat di Papua, khususnya di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan keerom selalu menggunakan masker eetika keluar rumah. Kalau tidak ada aktivitas di luar rumah mendingan di dalam rumah saja. Cuci tangan dan makan makanan yang sehat serta olahraga di rumah saja,” imbaunya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago