“Bagi yang KTP terbakar dan KTP Kota Jayapura akan kami uruskan di Dukcapil bagi yang bukan warga Kota Jayapura kami tidak bisabisa, karena dia datanya asal, asal dari kampung mereka, bukan warga kota,”bebernya.
Untuk tempat tinggal sementara dipecah menjadi dua titik, yakni keluarga H. Joko tinggal di rumah pengungsian di dekat masjid di belakang Dinas Kesehatan Provinsi Papua, sementara itu keluarga Pak. Andreas masih di lokasi kejadian dengan mengunakan tenda bantuan dinas sosial.
“Itukan dipecah dua titik Pak. H. Joko itu mereka tinggal di masjid di belakang Apotek Bunda dekat dinas kesehatan provinsi Papua, yang satu itu Pa Andreas itu dari Paniai mereka tinggal disitu semua, makanya diberikan tenda untuk menutup rumahnya itu,” jelas Tunggul. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk TPP ASN sebesar Rp7,5 miliar, sementara THR mencapai Rp25…
Ketua Bawaslu Papua, Hardin Halidin mengatakan laporan tersebut merupakan bentuk akuntabilitas lembaga pengawas pemilu atas…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, menjelaskan bahwa rumah singgah tersebut disiapkan sebagai tempat…
Juru taktik Persipura, Rahmad Darmawan mengaku puas dengan etos kerja anak asuhnya. Menurutnya, pemusatan latihan…
Karena itu, menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi fokus utama perusahaan daerah tersebut. “Air bersih…
General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sentani Jayapura, I Nyoman Noer…