“Bagi yang KTP terbakar dan KTP Kota Jayapura akan kami uruskan di Dukcapil bagi yang bukan warga Kota Jayapura kami tidak bisabisa, karena dia datanya asal, asal dari kampung mereka, bukan warga kota,”bebernya.
Untuk tempat tinggal sementara dipecah menjadi dua titik, yakni keluarga H. Joko tinggal di rumah pengungsian di dekat masjid di belakang Dinas Kesehatan Provinsi Papua, sementara itu keluarga Pak. Andreas masih di lokasi kejadian dengan mengunakan tenda bantuan dinas sosial.
“Itukan dipecah dua titik Pak. H. Joko itu mereka tinggal di masjid di belakang Apotek Bunda dekat dinas kesehatan provinsi Papua, yang satu itu Pa Andreas itu dari Paniai mereka tinggal disitu semua, makanya diberikan tenda untuk menutup rumahnya itu,” jelas Tunggul. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…